Mungkin sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengetahui secara pasti dengan asal-usul sejarah yang ada dilingkungannya salah satunya petilasan sunan kalijaga Cirebon. Diwisata tersebut ternyata memiliki banyak keistimewaan dan sejarah yang hingga saat ini masih dipercayai masyarakat. Situs taman kera ini berlokasi di Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Jawa Barat
Kawasan ini dilalui dua aliran sungai yang masing masing memiliki nama yang berbeda beda , yang pertama adalah kali simandung, yang kedua ialah kalai masjid, dan yang ketiga ialah aliran yang saling bertemu ialah kali cawung . kali ini masyarakat gunakan untuk mandi dan cuci pakaian tapi pada jaman dahulu kali ini digunakan untuk wudhu. Pada kawasan itu terdapat adanya petilasan, sumur kuno, masjid kramat,makam, dan selebihnya hutan yang dihuni oleh kera kera .
Menurut sejarah konon ketika Cirebon dikuasai oleh Belanda lokasi ini pernah dijadikan tempat pertemuan para panglima perang kesultanan kanoman kesepuhan dan mataram. Bangunan Masjid Kramat dahulu terbuat dari kayu dan aber atap daun kelapa. Sekarang sudah diganti dengan dinding bata plester dan beratap genting . dan dipinggir kali terdapat sumur kuno yang kononnya sumur kuno itu sudah berusia ratusah tahun nama sumur ini sumur wasiat.
Kera kera akan turun dari pohonnya jika ada pengunjung yang akan dating untuk berziarah terutama bagi pengunjung yang membawa makanan.
Hingga saat ini belum ada yang berani mencuri atau membawa pulang kera kera ini , karena masyarakat percaya akan ada kulat atau mendapat sial.