Review : Sumur Wasiat Dan Sumur Keramat peninggalan Sunan Kalijaga di Cirebon

Januari 13, 2019



Air merupakan sumber pokok bagi kelangsungan hidup semua makhlk tuhan termasuk juga manusia. Air bisa di dapat dengan mudah seperti air hujan yang turun, dari mata air di pegunungan, sungai yang mengalir maupun air di laut.
Bagaimana dengan air di sumur ? air sumur tidak bisa di dapatkan dengan mudah, karena sumber air ini berada di dalam tanah atau bumi. Sumur sendiri merupakan media yang di butuhkan sebagai ruang untuk menyimpan air yang berasal dari dalam tanah tersebut.
Bagi orang – orang jawa, sumur lebih dari sekedar media untuk menyimpan dan mengambil sumber air, karena lebih dari itu sumur memiliki filosofi, kegunaan lain, dan beberapa hal unik yang mungkin sebagian orang belum mengetahuinya.  

Ada beberapa kepercayaan orang jaman dahulu tentang sumur sebagai sumber keberkahan bahkan sampai mengkeramat kan sumur tersebut. Sumur yang di keramatkan biasanya merupakan salah satu peninggalan dari tokoh tokoh terkenal dan berpengaruh terhadap budaya dan tradisi di beberapa daerah tertentu.


Salah satunya yaitu sumur peninggalan Sunan Kalijaga ( Raden Said ) yang berada di Petilasan Sunan Kalijaga – Cirebon.

Sumur ini dinamai sumur keramat dan juga sumur wasiat. Dahulunya kedua sumur ini di gunakan oleh Sunan Kalijaga sebagai tempatnya bertapa ( berarti mengasingkan diri dari keramaian dunia menahan hawa nafsu untuk mencari ketenangan batin ).
Banyak mitos yang berkembang di masyarakat setempat yang mempercayai bahwa sumur ini dapat membawa berkah bagi mereka yang menggunakan air ini untuk minum maupun mandi dengan tujuan tertentu. Contohnya dengan mencampur kan air dari sumur ini untuk melaksanakan tradisi 7 bulanan bagi seorrang wanita yang hamil menginjak usia kandungan 7 bulan agar mendapat berkah bagi ibu dan calon anak yang di kandungnya. Namun sejati nya kita sebagai umat yang beragama sudah sepatutnya hanya percaya pada berkah yang Allah swt berikan.

Kuncen mengatakan keadaan sumur ini tidak seperti dulu, air pada sumur ini sudah mengering dikarenakan setiap terjadi banjir air sumurnya meluap lalu tertimbun oleh lumpur yang terbawa arus banjir.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar