Air merupakan sumber pokok bagi
kelangsungan hidup semua makhlk tuhan termasuk juga manusia. Air bisa di dapat
dengan mudah seperti air hujan yang turun, dari mata air di pegunungan, sungai
yang mengalir maupun air di laut.
Bagaimana dengan air di sumur ? air
sumur tidak bisa di dapatkan dengan mudah, karena sumber air ini berada di
dalam tanah atau bumi. Sumur sendiri merupakan media yang di butuhkan sebagai
ruang untuk menyimpan air yang berasal dari dalam tanah tersebut.
Bagi orang – orang jawa, sumur lebih
dari sekedar media untuk menyimpan dan mengambil sumber air, karena lebih dari
itu sumur memiliki filosofi, kegunaan lain, dan beberapa hal unik yang mungkin
sebagian orang belum mengetahuinya.
Ada beberapa kepercayaan orang
jaman dahulu tentang sumur sebagai sumber keberkahan bahkan sampai mengkeramat
kan sumur tersebut. Sumur yang di keramatkan biasanya merupakan salah satu
peninggalan dari tokoh tokoh terkenal dan berpengaruh terhadap budaya dan
tradisi di beberapa daerah tertentu.
Salah satunya yaitu sumur
peninggalan Sunan Kalijaga ( Raden Said ) yang berada di Petilasan Sunan Kalijaga – Cirebon.
Sumur ini dinamai sumur keramat dan juga sumur wasiat. Dahulunya kedua sumur ini di gunakan oleh Sunan Kalijaga sebagai tempatnya bertapa ( berarti mengasingkan diri dari keramaian dunia menahan hawa nafsu untuk mencari ketenangan batin ).
Banyak mitos yang berkembang di
masyarakat setempat yang mempercayai bahwa sumur ini dapat membawa berkah bagi
mereka yang menggunakan air ini untuk minum maupun mandi dengan tujuan tertentu.
Contohnya dengan mencampur kan air dari sumur ini untuk melaksanakan tradisi 7
bulanan bagi seorrang wanita yang hamil menginjak usia kandungan 7 bulan agar
mendapat berkah bagi ibu dan calon anak yang di kandungnya. Namun sejati nya kita
sebagai umat yang beragama sudah sepatutnya hanya percaya pada berkah yang Allah
swt berikan.
Kuncen mengatakan keadaan sumur
ini tidak seperti dulu, air pada sumur ini sudah mengering dikarenakan setiap
terjadi banjir air sumurnya meluap lalu tertimbun oleh lumpur yang terbawa arus
banjir.


