Sunan Kalijaga ( Raden Said )
adalah salah satu dari 9 wali atau bisa di sebut wali songo yang menyebarkan
ajaran agama islam di nusantara.
Dalam catatan sejarah, ada banyak
tempat yang menjadi saksi bisu akan peran besar para walisongo dalam
menyebarkan ajaran agama islam/dakwah di nusantara. Salah satu di antara tempat
bersejarah tersebut yang hingga kini masih terjaga kelestariannya adalah tempat
wisata budaya di daerah cirebon yang di namakan Petilasan Sunan Kalijaga.
Selain terdapat jejak - jejak
dakwah Sunan Kalijaga, di komplek ini pun terdapat pula sebuah hutan lindung
yang di huni oleh sekawanan kera ekor panjang. Hutan ini dinamakan hutan
kalijaga. Suasana nya nampak sejuk dan rindang dengan banyaknya pohon - pohon
di hutan tersebut. Hutan kalijaga juga merupakan satu satunya hutan konservasi
yang masih tersisa di kota cirebon.
Tak jauh dari kawasan hutan
kalijaga, terdapat sebuah bangunan sederhana beratapkan genting dengan pintu
masuk berupa gapura peninggalan zaman majapahit. Bangunan ini memiliki beberapa
pintu termasuk ruangan seperti balai sederhana.
Pintu pertama merupakan tempat
bagi para pengunjung yang datang untuk berziarah. Di pintu pertama ini biasanya
para peziarah memanjatkan doa. Pintu pertama ini di sebut juga pintu bacem.
Lalu pintu kedua atau ruang kedua
terdapat beberapa makam kuno. Pengunjung juga dapat memanjatkan doa disini.
Yang terakhir ada pintu ketiga atau
ruangan ketiga yang merupakan bekas tempat tidur atau pesarean Kanjeng Sunan Kalijaga
yang di tutupi dengan kelambu. Lalu pada bagian sebelah barat bangunan terdpat
beberapa makam pengikut dan kerabat Kanjeng Sunan Kalijaga. Bagian ini tertutupi
dengan kuta kosod ( susunan bata merah ). Pintu ketiga ini tidak di buka secara
umum.
Perlu di ketahui, petilasan Sunan
Kalijaga bukan merupakan komplek pemakaman Sunan Kalijaga. Tempat ini hanya
berisi peninggalan Sunan Kalijaga pada maa syiarnya di Jawa Barat. Makam Sunan
Kalijaga sendiri terletak di desa Kadilangu, Demak, Jawa Tengah.
Masih di komplek petilasan Sunan Kalijaga juga terdapat
masjid yang dapat di gunakan untuk beribadah bagi pengunjung yang datang.
Untuk dapat masuk ke kawasan
petilasan sunan kalijaga ini cukup mudah dan tidak dibebankan pada biaya masuk.
Pengunjung dapat menyumbang untuk kebutuhan kebersihan dan perawatan tempat
tersebut.
